Venezuela: demi menumpas kontra-revolusi dan menyudahi kapitalisme dan birokrasi, pusatkan kekuasaan pada pekerja!

Venezuela 29 Juli 2017

Izquierda Revolucionaria Venezuela

Situasi di Venezuela telah memasuki sebuah jalan berliku yang menentukan nasib ke depan dari negara ini dalam beberapa hari ke depan. Menteri Dalam Negeri, Néstor Reverol, mengumumkan larangan manifestasi apapun yang dapat mengubah pelaksanaan pemilu  Majelis Konstituante Nasional (ANC, Asamblea Nacional Constituyente), yang direncanakan pada hari Minggu 30 Juli. Pimpinan kontra- Continue reading “Venezuela: demi menumpas kontra-revolusi dan menyudahi kapitalisme dan birokrasi, pusatkan kekuasaan pada pekerja!”

Advertisements

Jerman: 76 ribu orang protes menentang G20 Hamburg

Jerman 11 Juli 2017

Angelika Teweleit, Sozialistische Alternative (SAV – CWI di Jerman)

Intimidasi pihak kepolisian tidak mampu menakuti 76.000 massa pemrotes dari memenuhi jalanan Hamburg pada Sabtu, 8 Juli, dengan lantang memprotes pertemuan G20 yang diadakan di sana. Demonstrasi masif dan penuh warna mengisi jalanan dalam prosesi sepanjang satu kilometer yang diserukan oleh aliansi kiri luas yang di dalamnya termasuk Partai Kiri (DIE LINKE), attac, organisasi mewakili komunitas migran, Pemuda melawan G20, Linksjugend [’solid], organisasi pemuda dari Partai Kiri, kiri ekstra- Continue reading “Jerman: 76 ribu orang protes menentang G20 Hamburg”

Venezuela: Majelis Konstituante dan tugas-tugas bagi golongan revolusioner

Izquierda Revolucionaria dan Socialismo Revolucionario (CWI di Venezuela)

Perangi kontra-revolusi dengan kebijakan sosialis, bukan kapitalis

Pada 1 Mei, Presiden Nicolas Maduro mengumumkan seruan untuk Majelis Konstituante, “demi mencapai kedamaian yang diperlukan Republik ini…. Untuk mengalahkan kudeta fasis… dengan demikian, nantinya adalah rakyat dan kedaulatan mereka yang menegakkan kedamaian, harmoni dan dialog nasional sesungguhnya.”

Deklarasi ini muncul dalam konteks krisis ekonomi dan sosial yang serius, dengan inflasi melampaui 700% (3,000% bagi harga pangan) dan pengikisan pada sejumlah reforma dan penaklukan isu sosial yang dimenangkan dalam tahun-tahun sebelumnya, termasuk pemecatan ribuan pekerja. Kemiskinan, yang telah dikurangkan di masa Chavez, sekarang tumbuh mencengangkan, mengakibatkan peningkatan pada kekerasan di kawasan urban, ketidakamanan, marginalisasi/peminggiran dst dst. Continue reading “Venezuela: Majelis Konstituante dan tugas-tugas bagi golongan revolusioner”

Solidaritas bersama Pekerja Keamanan Total/G4S Yaman

Mari bersolidaritas bersama pekerja keamanan Yaman!

Kedua perusahaan yaitu Total dan G4S, memutus kontrak secara sepihak pada ujung 2015 1 dan keluar dari Yaman tanpa membayar gaji pekerja mereka maupun pesangon, dengan kata lain kedua perusahaan ini merampok gaji setahun dari sekitar seratus lebih pekerjanya!

Buntutnya, para pekerja membawa kasus tersebut melawan kedua perusahaan ini ke pengadilan tenaga kerja di Sana’a. Pengadilan mengeluarkan keputusan pada 15 Desember 2015 untuk sementara menyita semua uang yang diperoleh G4s dan TOTAL beserta premis dan bangunan TOTAL di Sana’a untuk memastikan pembayaran segala hak bagi pekerja dan juga penggantian tunggakan upah mereka. Continue reading “Solidaritas bersama Pekerja Keamanan Total/G4S Yaman”

Rusia, Maret 1917: Usai Kejatuhan Tsar

Russia March 1917: After the Fall of The Czar by Robert Bechert (Komite Internasional Pekerja/CWI)

[ Diterjemahkan oleh: Cakrawala Pradana ]

Runtuhnya kekuasaan Tsar pada bulan Februari yang disertai dengan kemenangan hak-hak demokrasi tidak berarti bahwa Revolusi telah usai. Ini merupakan awal perjuangan untuk menentukan bentuk baru Rusia yang diinginkan oleh sebagian besar rakyat.

Berbagai permasalahan seegera menyeruak, menanti untuk dituntaskan. Kelas pekerja dan kaum tani bertekad untuk menggunakan kebebasan yang baru mereka dapatkan usai kejatuhan Tsar untuk memenangkan tuntutan-tuntutan mereka. Persoalan paling krusial adalah apakah Rusia akan tetap terlibat dalam Perang Dunia Pertama. Continue reading “Rusia, Maret 1917: Usai Kejatuhan Tsar”

Pengeboman Manchester: Bersatu melawan teror, perang dan rasisme

Judy Beishon, komite eksekutif Socialist Party

Anak muda tengah keluar menghibur diri namun malah dihadapkan dengan salah satu jenis mimpi terburuk yang ada ketika sebuah bom meledak di lobi Manchester Arena yang berkapasitas 21.000. Duapuluh dua orang terbunuh dan setidaknya 59 terluka oleh ledakan ini pada akhir konser penyanyi AS Ariana Grande.

Kekejaman ini, di mana Socialist Party benar-benar mengutuk, merupakan gaung dari serangan di konser Bataclan di Paris pada November 2015. Continue reading “Pengeboman Manchester: Bersatu melawan teror, perang dan rasisme”

Israel/Palestina: Tahanan Palestina melakukan mogok makan massal

Shahar Ben-Horin, Ma’avak Sotzialisti / al-Nidal al-Ishtiraki (Gerakan Perjuangan Sosialis, CWI Israel-Palestina)

“Mogok untuk Kebebasan dan Martabat” adalah nama yang diberikan atas mogok makan massal dari ratusan tahanan Palestina di penjara Israel, yang bermula sejak Hari Tahanan Palestina, pada 17 April. Para tahanan menuntut untuk mengakhiri diskriminasi atas dasar kebangsaan di dalam penjara dan penahanan sewenang-wenang tanpa dasar tuduhan atau pengadilan (‘penangkapan administratif’). Antara lain, para tahanan memprotes atas kelalaian medis, kurungan terisolasi, pelanggaran hak menjenguk, pelarangan panggilan telepon dan penolakan hak studi akademis. Continue reading “Israel/Palestina: Tahanan Palestina melakukan mogok makan massal”

Revolusi Februari 1917: Apa pelajaran untuk kita sekarang?

21 Februari 2017

Peter Taaffe, Socialist Party (CWI di Inggris & Wales), dicetak dalam the Socialist (koran Socialist Party)

23 Februari 1917 (8 Maret dalam kalender sekarang) menandakan permulaan revolusi sosialis di Rusia, yang memicu gelombang revolusioner dan menggema ke seantero dunia. Dalam the Socialist (koran dari Socialist Party) pada 2007, sekjen Socialist Party (CWI di Inggris & Wales) Peter Taaffe menganalisis tentang pelajaran yang dapat diambil oleh kelas pekerja pada dewasa ini dan bagaimana kepimpinan partai Bolshevik, terutamanya Lenin dan Trotski, menjadi penentu dalam memastikan kemenangan pekerja dalam revolusi pada bulan Oktober. Continue reading “Revolusi Februari 1917: Apa pelajaran untuk kita sekarang?”

Perancis: President baru tidak akan mengentaskan permasalahan ekonomi dan sosial yang mendalam

Leïla Messaoudi Gauche Révolutionnaire (CWI di Perancis)

Lawan-balik dengan kebijakan sosialis yang vital

Emmanuel Macron, president Perancis termuda dalam sejarah, merupakan seorang yang tidak pernah dipilih dalam pemilu maupun menganggotai partai pada saat ini. Dia dilihat sebagai ‘orang luar’, mengalahkan baik ‘kiri’ (Partai ‘Sosialis’) dan ‘kanan’ (Republikan), menembus pemilu putaran kedua pada hari Minggu (7 Mei) dan menghadapi Marine Le Pen dari Front Nasional. Tapi dia bukanlah seorang anak ingusan tanpa silsilah pendirian yang jelas-jelas anti-kelas pekerja.

Di saat banyak orang lega setelah kelompok ekstrem-kanan dikalahkan, dan para politikus pro-Uni Eropa melihat ancaman terhadap Uni Eropa dan valuta Euro Continue reading “Perancis: President baru tidak akan mengentaskan permasalahan ekonomi dan sosial yang mendalam”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑