Solidaritas Global: Stop Represi di Hong Kong—Bebaskan tahanan politik!

Situs web: https://stophkrepression.net/

Jatuhnya Hong Kong ke dalam pemerintahan yang otoriter dan represif membuat dunia tersentak. Tahun ini, khususnya setelah semenjak Carrie Lam diangkat menjadi Ketua Eksekutif pada bulan Juli 2017, Hong Kong telah dilanda tsunami represi yang ditandai dengan pemenjaraan 16 orang aktivis pro demokrasi, termasuk para pemimpin gerakan “Umbrella Movement”. Pemerintah juga telah mendepak enam orang anggota legislator. Dibayang-bayangi dengan proses pengadilan dan hukuman penjara, hak-hak demokrasi yang telah dengan susah payah diperjuangkan Continue reading “Solidaritas Global: Stop Represi di Hong Kong—Bebaskan tahanan politik!”

Advertisements
Featured post

20 Tahun Setelah Krismon Melanda

20 tahun yang lalu ekonomi indonesia mengalami keterpurukan dahsyat, namun hal ini tidak secara khusus hanya terjadi di Indonesia. Rentetan krisis diawali di Thailand, yang dikenali dengan sebutan krisis Tom Yam Gung, pada 2 Juli 1997 dan kemudian merebak secara meluas hingga ke Malaysia, Indonesia, Filipina, Hong Kong, Korea Selatan, Vietnam bahkan Jepang. Secara umum krisis ini mencakupi negara-negara Asia Tenggara dan Timur.

Peristiwa krisis ini menyebabkan beribu-ribu Continue reading “20 Tahun Setelah Krismon Melanda”

Katalonia/Spanyol: Aksi massa diperlukan untuk menggulingkan pemerintahan PP

Esquerra Revolucionària

Demi Republik Sosialis Katalan!

Pada 1 Oktober lalu, negeri Katalonia bagaikan wilayah yang diduduki militer. Ribuan polisi dan Garda Sipil – yang dikirim oleh pemerintahan Partido Popular (Partai Rakyat / PP) dan Kantor Kejaksaan Negeri – telah menggunakan represi bengis untuk mencegah pemungutan suara dalam referendum pembebasan Katalonia dan mel Continue reading “Katalonia/Spanyol: Aksi massa diperlukan untuk menggulingkan pemerintahan PP”

Venezuela: demi menumpas kontra-revolusi dan menyudahi kapitalisme dan birokrasi, pusatkan kekuasaan pada pekerja!

Venezuela 29 Juli 2017

Izquierda Revolucionaria Venezuela

Situasi di Venezuela telah memasuki sebuah jalan berliku yang menentukan nasib ke depan dari negara ini dalam beberapa hari ke depan. Menteri Dalam Negeri, Néstor Reverol, mengumumkan larangan manifestasi apapun yang dapat mengubah pelaksanaan pemilu  Majelis Konstituante Nasional (ANC, Asamblea Nacional Constituyente), yang direncanakan pada hari Minggu 30 Juli. Pimpinan kontra- Continue reading “Venezuela: demi menumpas kontra-revolusi dan menyudahi kapitalisme dan birokrasi, pusatkan kekuasaan pada pekerja!”

Jerman: 76 ribu orang protes menentang G20 Hamburg

Jerman 11 Juli 2017

Angelika Teweleit, Sozialistische Alternative (SAV – CWI di Jerman)

Intimidasi pihak kepolisian tidak mampu menakuti 76.000 massa pemrotes dari memenuhi jalanan Hamburg pada Sabtu, 8 Juli, dengan lantang memprotes pertemuan G20 yang diadakan di sana. Demonstrasi masif dan penuh warna mengisi jalanan dalam prosesi sepanjang satu kilometer yang diserukan oleh aliansi kiri luas yang di dalamnya termasuk Partai Kiri (DIE LINKE), attac, organisasi mewakili komunitas migran, Pemuda melawan G20, Linksjugend [’solid], organisasi pemuda dari Partai Kiri, kiri ekstra- Continue reading “Jerman: 76 ribu orang protes menentang G20 Hamburg”

Venezuela: Majelis Konstituante dan tugas-tugas bagi golongan revolusioner

Izquierda Revolucionaria dan Socialismo Revolucionario (CWI di Venezuela)

Perangi kontra-revolusi dengan kebijakan sosialis, bukan kapitalis

Pada 1 Mei, Presiden Nicolas Maduro mengumumkan seruan untuk Majelis Konstituante, “demi mencapai kedamaian yang diperlukan Republik ini…. Untuk mengalahkan kudeta fasis… dengan demikian, nantinya adalah rakyat dan kedaulatan mereka yang menegakkan kedamaian, harmoni dan dialog nasional sesungguhnya.”

Deklarasi ini muncul dalam konteks krisis ekonomi dan sosial yang serius, dengan inflasi melampaui 700% (3,000% bagi harga pangan) dan pengikisan pada sejumlah reforma dan penaklukan isu sosial yang dimenangkan dalam tahun-tahun sebelumnya, termasuk pemecatan ribuan pekerja. Kemiskinan, yang telah dikurangkan di masa Chavez, sekarang tumbuh mencengangkan, mengakibatkan peningkatan pada kekerasan di kawasan urban, ketidakamanan, marginalisasi/peminggiran dst dst. Continue reading “Venezuela: Majelis Konstituante dan tugas-tugas bagi golongan revolusioner”

Solidaritas bersama Pekerja Keamanan Total/G4S Yaman

Mari bersolidaritas bersama pekerja keamanan Yaman!

Kedua perusahaan yaitu Total dan G4S, memutus kontrak secara sepihak pada ujung 2015 1 dan keluar dari Yaman tanpa membayar gaji pekerja mereka maupun pesangon, dengan kata lain kedua perusahaan ini merampok gaji setahun dari sekitar seratus lebih pekerjanya!

Buntutnya, para pekerja membawa kasus tersebut melawan kedua perusahaan ini ke pengadilan tenaga kerja di Sana’a. Pengadilan mengeluarkan keputusan pada 15 Desember 2015 untuk sementara menyita semua uang yang diperoleh G4s dan TOTAL beserta premis dan bangunan TOTAL di Sana’a untuk memastikan pembayaran segala hak bagi pekerja dan juga penggantian tunggakan upah mereka. Continue reading “Solidaritas bersama Pekerja Keamanan Total/G4S Yaman”

Rusia, Maret 1917: Usai Kejatuhan Tsar

Russia March 1917: After the Fall of The Czar by Robert Bechert (Komite Internasional Pekerja/CWI)

[ Diterjemahkan oleh: Cakrawala Pradana ]

Runtuhnya kekuasaan Tsar pada bulan Februari yang disertai dengan kemenangan hak-hak demokrasi tidak berarti bahwa Revolusi telah usai. Ini merupakan awal perjuangan untuk menentukan bentuk baru Rusia yang diinginkan oleh sebagian besar rakyat.

Berbagai permasalahan seegera menyeruak, menanti untuk dituntaskan. Kelas pekerja dan kaum tani bertekad untuk menggunakan kebebasan yang baru mereka dapatkan usai kejatuhan Tsar untuk memenangkan tuntutan-tuntutan mereka. Persoalan paling krusial adalah apakah Rusia akan tetap terlibat dalam Perang Dunia Pertama. Continue reading “Rusia, Maret 1917: Usai Kejatuhan Tsar”

Pengeboman Manchester: Bersatu melawan teror, perang dan rasisme

Judy Beishon, komite eksekutif Socialist Party

Anak muda tengah keluar menghibur diri namun malah dihadapkan dengan salah satu jenis mimpi terburuk yang ada ketika sebuah bom meledak di lobi Manchester Arena yang berkapasitas 21.000. Duapuluh dua orang terbunuh dan setidaknya 59 terluka oleh ledakan ini pada akhir konser penyanyi AS Ariana Grande.

Kekejaman ini, di mana Socialist Party benar-benar mengutuk, merupakan gaung dari serangan di konser Bataclan di Paris pada November 2015. Continue reading “Pengeboman Manchester: Bersatu melawan teror, perang dan rasisme”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑